Archive for January, 2006

Mencari Penyatuan..

Saturday, January 21st, 2006

Wahai jiwa-jiwa yang tenang jangan sekali kali kamu

Mencoba jadi Tuhan dengan mengadili dan mengahakimi.

Bahwasanya kamu memang tak punya daya dan upaya.

Serta kekuatan untuk menentukan kebenaran yang sejati.

Bukankah kita memang tercipta laki laki & wanita

dan menjadi suku suku dan bangsa bangsa yang pasti berbeda

bukankah kita memang harus saling mengenal dan menghormati

Bukan untuk saling bercerai berai dan berperang angkat senjata..(ahmad dhani)

Sejarah Internet

Wednesday, January 18th, 2006

Sebelum adanya Internet, ARPAnet (US Defense Advanced Research Projects Agency) atau Departemen Pertahanan Amerika pada tahun 1969 membuat jaringan komputer yang tersebar untuk menghindarkan terjadinya informasi terpusat, yang apabila terjadi perang dapat mudah dihancurkan. Jadi apabila satu bahagian dari sambungan network terganggu dari serangan musuh, jalur yang melalui sambungan itu secara automatik dipindahkan ke sambungan lainnya. Setelah itu Internet digunakan oleh kalangan akademis (UCLA) untuk keperluan penelitian dan pengembangan teknologi. Setelah itu, barulah pemerintah Amerika Syarikat memberikan kebenaran ke arah meng"commercial"kan internet pada awal tahun 1990.

Ringkasan sejarah:

1960s
Computer scientists research techniques to connect systems on a shared network.
1969
ARPANET (DoD Advanced Research Project Agency) connects UCLA, University of California at Santa Barbara, University of Utah, and Stanford Research Institute.
1975
Management of the Internet is transferred to the U.S. Defense Communications Agency.
1979
USENET begins offering its worldwide broadcast conferencing system of newsgroups.
1981
BITNET (Because It’s Time Network) begins offering e-mail and list servers for information distribution. CSNET (Computer Science Network) offers dial-up service for e-mail. People can now access the Internet using desktop co mputers.
1982
TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol) becomes the standard for network communications on ARPANET.
1983
MILNET and DDN (Defense Data Network) split off from ARPANET.
1984
The Domain Name Server (DNS) system is introduced.
1986
The Cleveland FreeNet starts operation.
1987
The National Science Foundation (NSF) signs a $14 million, five-year agreement with IBM, MCI, and the Michigan Educational Research Information Triad to manage the network.
1988
Robert Morris, Jr. releases a "worm" into the Internet. Many computers grind to a halt.
1990
CERN (the European Particle Physics Laboratory in Switzerland) develops the World Wide Web.
1991
NSF lifts the restrictions against commercial use of the Internet. DoDDS starts using CC:Mail.
1992
Congress establishes the National Research and Education Network (NREN) as a vision of a national network to serve the educational and research communities. NREN has not been funded.
1993
President Clinton becomes the first head of state to use the Internet for electronic messaging. His address is president@whitehouse.gov.
1994
Digital video and audio transmit over the Internet.
1995
The DoDDS schools in Okinawa establish Internet connections.

Sarjana yang patut

Friday, January 6th, 2006

Pada hari ini kita telah melihat sejumlah sarjana Islam, dalam erti orang-orang yang telah menamatkan pelajaran tinggi di universiti dan mengaku beragama Islam. Tetapi mutu relatif sarjana-sarjana ini tidak bertambah baik jika dibandingkan dengan tuntutan yang diperlukan. Oleh kerana itu kita diseru agar membuat klasifikasi terhadap sarjana-sarjana ini.

Pertama, ada sarjana dalam pengertian telah memegang selembar kertas yang disebut ijazah, namun tidak dapat berbuat apa-apa dalam kualiti kesarjanaannya. Mereka ini tetap bergantung kepada orang lain dalam bidang ilmu, sehingga tidak ada satu langkah kemajuan ilmu yang dapat diharapkan daripada mereka ini. Mereka ini hanya mencari pekerjaan dengan symbol sarjana yang tersebut, atau memperkuatkan kedudukan dengan mengumpul perlabai gelaran yang maya itu. Kita tidak memerlukan sarjana semacam ini. Negara kita juga tidak memerlukan golongan sarjana seperti ini.

Kedua, ada sarjana kita yang mampu menyampaikan apa yang pernah diberikan kepadanya. Dia tidak lain hanya berperanan sekadar sebagai paip air. Orang semacam ini hanya menguyah yang ada. dia hanya memantulkan semula apa yang pernah diberikan kepadanya. inilah orang-orang yang epigon, berbuat sesuatu tetapi tidak melampaui yang pernah ada. kita juga tidak memerlukan sarjana semacam ini. Kebanyakkan mereka ini hanya mampu berbuat untuk diri mereka sahaja. Harapan untuk memberikan bantuan kepada orang lain nyata jauh api dari panggang. Jika mereka ini dipakai, hanya mungkin untuk sementara sahaja atau paling mungkin untuk bidang-bidang kehidupan yang remeh saja.

Ada sarjana yang mencuba untuk mendapatkan sesuatu yang lebih bermakna daripada apa-apa yangt telah dipelajarinya. Dia dapat menyusun konsep-konsep baru dari hasil kajiannya terhadap bidang ilmu yang telah dipelajarinya selama ini. Inilah yang dikatakan dan dikategorikan sebagai orang ilmuan. dengan pikirannya yang selalu kreatif itu, dia telah menceburkan diri dalam kancah intelektual. Sarjana yang semacam inilah yang diperlukan oleh Negara kita pada masa kini dan mereka ini lah yang dapat membuka peluang pencapaian martabat kita yang lebih baik.

(orang patut-UU.Hamidy dan Muchtar Ahmad)